Welcome to the Earth .... --- Salam Warkop ---

Halaman

Kamis, 25 Agustus 2011

KIM WARKOP : Selamat Idul Fitri 1432 H

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Hanya Enam Desa Cairkan ADD Tahun 2011

BATU - Anggaran Dana Desa (ADD) Kota Batu, akhirnya kemarin cair. Namun dari 24 desa / kelurahan yang ada, hanya ada ADD untuk enam desa dan kelurahan yang bisa dicairkan. Sedangkan desa lainnya, menunggu penyelesaian laporan pertanggungjawaban penggunaan ADD tahun sebelumnya.
Imam Suryono, Kabag Pemerintahan Kota Batu membenarkan pihaknya mencairkan ADD untuk enam desa dan kelurahan. ADD tersebut untuk Torongrejo,  Songgokerto, Pandanrejo, Ngaglik, Sumbergondo, dan Pendem. Besarnya, kisaran Rp 450 hingga Rp 550 juta.
’’Pencairan ADD ini adalah tahap pertama sebesar 50 persen. Sedangkan tahap kedua akan cair sekitar Oktober nanti,’’ ungkap Imam Suryono.
Mantan Camat Bumiaji ini menambahkan, dia tidak tahu kapan ADD untuk desa dan kelurahan lainnya bisa cair. ADD bisa cair setelah mereka menyerahkan LPJ ADD tahun 2010 lalu. Jika LPJ tidak diserahkan, ADD untuk tahun 2011 ini dipastikan tidak bisa cair.
Menurutnya, desa / kerlurahan memang sudah menyatakan menyelesaikan LPJ. Namun hingga kemarin, bukti laporan belum kunjung diserahkan oleh para kades maupun Lurah se kota ini. Menurutnya, tuntutan dalam membuat SPJ akan semakin tinggai dalam akhir tahun 2011 nanti. Masalahnya, LPJ tahun ini harus selesai tahun ini juga sehingga tidak molor seperti sekarang ini.

Istirahat Dulu di Masjid Bintang

BATU – Masjid Bintang tidak hanya didirikan di Kota maupun Kabupaten Malang, tetapi juga berada di Kota Batu. Masjid darurat dengan fasilitas khusus untuk para pemudik selama lebaran ini, bertengger di Jalan Gajahmada atau depan Masjid An Nur utara Alun-Alun kota ini.
‘’Tujuan pendirian Masjid Bintang ini, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batu, terutama bagi pemudik. Kami harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini,’’ ungkap Kasat Lantas Polres Batu, AKP Budi Adhy Buono S.I.K .
Menurutnya, petugas Polres Batu khususnya Satuan Lantas harus mengantisipasi padatnya arus lalu lintas saat lebaran nanti. Apalagi para pemudik akan bersatu dengan wisatawan, yang dipastikan sudah memadati Kota Wisata ini mulai Minggu depan.
Menurutnya, Masjid Bintang menyediakan beberapa fasilitas kepada para pengguna kendaraan. Antara lain, pijat repleksi dan penyediaan obat-obatan. Sedangkan dalam tenda besar tersedia sarana TV sehingga bisa dinikmati oleh para pemudik atau wisatawan yang bersantai.
‘’Mereka (pemudik) atau wisatawan, bisa berkunjung di sini (masjid) untuk istirahat sambil menikmati semua fasilitas secara gratis. Jadi jika anda lelah atau gantuk, jangan sampai meneruskan perjalanan karena akan sangat berbahaya. Lebih baik istirahat dulu, lalu melanjutkan perjalanan,’’ tegasnya.
Ditambahkan, program Masjid Bintang merupakan agenda pelayanan Polda Jatim kepada pemudik lebaran. Masjid itu sebenarnya layak dilengakpi dengan AC. Hanya saja suasana Kota Batu sudah sangat sejuk, sehingga tidak perlu AC lagi.
‘’Walaupun wilayah Kota Batu tidak seluas kota lain di Jatim, namun kami tetap berupaya maksimal mengamankan arus mudik maupun arus balik mulai H-2 hingga H+7. Petugas gabungan sudah berada objek wisata, Pos Pam Operasi Ketupat Semeru 2011 dan Masjid Bintang ini,’’ tegasnya mendampingi Kapolres Batu, AKBP Gatot Soegeng Soesanto. 
Selain itu, Polres siap memberikan pelayanan pengawalan untuk kegiatan mudik roda dua secara bersama. Syaratnya, mereka harus melapor dulu, sehingga Polres bisa mengangendakan pengawalan demi menjaga keselamatan.
Warga Kota Batu, tentu langsung merespon positif kegiatan Satlantas ini. Sulaiman, salah satu takmir masjib Annur menjelaskan, kegiatan tersebut sangat baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini angka kecelakaan cukup tinggi, karena padatnya arus mudik. Dengan Masjid Bintang dan pengawalan, keselamatan para pemudik tentu akan lebih terjamin.
‘’Pelayanan Masjib Bintang maupun pelaksanaan pengawalan, benar-benar akan dirasakan oleh masyarakat,” paparnya.