Welcome to the Earth .... --- Salam Warkop ---

Halaman

Sabtu, 09 April 2011

Buah Pepino, Tanaman Berkhasiat Tinggi

Selain biaya mahal, produksi buah apel pun kian menurun. Realita itulah yang mendorong petani Kota Batu, mulai melirik buah pepino (Solanum Muricatum Aiton) untuk ditanam. Buah tersebut menguntungkan, karena bisa tahan hidup dan berbuah sekalipun kondisi cuaca sedang ekstrem seperti sekarang ini.

Sementara produksi buah apel menurun, lantaran bunganya tidak tahan terhadap hujan. Begitu hujan turun terus menerus, bunga apel langsung rontok sehingga tidak ada yang beralih jadi buah. ‘’ Sebaliknya, buah pepino bisa ditanam dengan sistem tumpang sari. Misalnya, pepino yang pohonnya lebih pendek, bisa ditanam di samping pohon apel,’’ungkap Purnomo, salah satu petani asal Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.
Bentuk buah pepino, seperti perpaduan sayur terong dan ketimun, dan warnanya ungu bergaris-garis. Sedangkan rasanya agak manis sedikit asam. Buah itu punya beberapa kasiat untuk pengobatan wasir, sariawan, diabetes maupun kolesterol.

‘’ Dengan sistem tumpang sari, hasilnya lumayan bisa sebagai tambahan penghasilan. Kami tidak bisa mengandalkan apel 100 persen, karena produksi menurun akibat cuaca seperti sekarang ini,’’ tambahnya.
Dia mengungkapkan, petani Desa Punten melakukan pembibitan pepino dengan cara vegetatif. Caranya tunas-tunas yang sudah ada calon akarnya, dipisah dalam polybag. Perawatannya pun relatif mudah, tak terlalu banyak memerlukan air. Sedangkan musuh tanaman ini, tak lain ulat dan belalang pemakan daun.

Untuk bisa memanen buah pepino, petani membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Setelah ditanam, tanaman itu bisa berbunga pada usia setahun. Bunganya segera berubah menjadi buah, dan harus dirawat selama tiga bulan.
Kelemahannya, usia tanaman buah ini tak bisa bertahan lama yang tentunya jauh berbeda dengan tanaman apel. Sedangkan pepino, setelah usianya setahun harus diganti bibit baru. Pertumbuhannya pun subur, dan bisa hidup di dataran tinggi maupun rendah.

Seorang pedagang buah di Pasar Batu, Marlikah mengatakan bahwa sekarang ini pepino sudah banyak peminatnya. Pembelinya rata-rata orang yang sudah mengerti kasiatnya. ‘’ Awalnya kami harus menjelaskan kasiat buah ini, agar orang-orang mau membeli. Begitu sudah tahu kasiatnya, peminatnya sekarang lumayan banyak,’’jelasnya yang menyebut harga buah itu per kilonya rata-rata Rp 7 ribu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar